blog ini berisikan tentang jaringan otot serta fungsinya, jenis jenis dan kelainan pada otot.
Saturday, April 4, 2020
KELAINAN PADA OTOT MANUSIA
KELAINAN PADA OTOT MANUSIA
Otot merupakan suatu jaringan yang terdiri dari sel serat, dimana kontraksinya menghasilkan gerakan pada tubuh. Namun tidak jarang pula terjadi kelainan pada otot manusia dalam pekerjaannya. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, seperti gangguan hormon, masalah auto-imun, genetik, infeksi, kanker dan salah gerak otot. berikut ini beberapa kelainan yang terjadi pada otot manusia:
1. Distrofi otot
Penyakit ini merupakan penyakit genetik yang dapat merusak serat otot. tidak terdapat pengobatan spesifik untuk penyakit ini dan gejalanya meliputi kelelahan, tidak dapat bergerak, dan tidak memiliki keseimbangan. penyakit yang umumnya masuk dalam kategori Dchenne, Myotonia, Becker, Limb Giedle dan Oculopharyngeal.
2. Kelumpuhan otak
Kelumpuhan otak merupakan kelainan bawaan yang mempengarhi postur, keseimbangan dan fungsi motoric. Kehilangan bentuk otot saat kehamilan atau selama proses kehamilan. Hal-hal fisikal akan menjadi sulit karena kelainan ini
3. Fibrodysplasia Ossificans Progressiva
Pada kondisi ini terdapat inflamasi myopathy yang mempengaruhi kulit dan otot. Penyakit ini merupakan penyakit autoimun yang membahayakan jaringan ikat dan melemahkan otot. Tidak ada pengobatan untuk kondisi ini, namun perkembangannya dapat dikontrol menggunakan obat-obatan kortikosteroid dan imunosuppresive.
4. Compartment syndrome
Pembuluh darah, otot dan syaraf tertekan menjadi berdekatan, dimana berakhir pada penutupan jalan masuk oksigen. Hingga mengakibatkan kematian jaringan yang berujung pada kelumpuhan. Perlakuan yang harus segera dilakukan adalah operasi yang disebut dengan fasciotomy. Tekanan pada otot akan terlepas setelah operasi.
5. Myasthenia Gravis
Myasthenia Gravis merupakan penyakit autoimun, terjadi kelemahan dan kelelahan otot yang disebabkan oleh kerusakan di sendi otot syaraf. Sehingga, otak tidak bisa megontrol otot tersebut. Hal ini dapat mengakibatkan kelopak mata turun, kesulitan bernapas atau menelan, dan kehilangan control otot wajah. Kelainan ini dapat diobati dengan pengobatan atau operasi.
6. Amyotropic Lateral Sclerosis
Amyotropic Lateral Sclerosis merupakan penyakit penurunan fungsi syaraf yang serius dan juga dikenal dengan nama penyakit Lou Gehrig. Syarafnya rusak sehingga kehilangan control pada otot voluntary (otot rangka). Gejala utamanya termasuk kesulitan bernafas, berbicara dan menelan. Kelumpuhan menjadi gejala lanjutannya.
7. Mitochondrial Myopathies
Mitokondia merupakan kekuatan utama dari sel. Namun pada kondisi ini, mitokondria telah rusak dan mengakibatkan kelemahan otot, ketulian, kebutaan, aritmia (detak jantung tak beraturan), dan gagal jantung. Terkadang hal ini dapat menyebabkan kejang, demetia (kelainan mental), muntah, dan kelopak mata yang turun. Gejala lainnya adalah mual, sakit kepala dan kesulitan bernafas.
8. Rhabdomyolysis
Rhabdomyolysis merupakan penyakit sistem otot khusus yang merusak otot rangka dengan cepat. Serabut otot terurai menjadi myoglobin yang dikeluarkan dalam urin. Kelemahan otot, rasa sakit dan kekakuan terlihat. Pengobatan dapat dilakukan saat terdeteksi pada tahap awal melalui cairan IV, dialysis atau hemofiltrasi.
9. Polimyositis
Polimyositis merupakan penyakit degenerative dan inflamatori secara alami. Kondisi ini mempengaruhi sistem jaringan ikat dan menyebabkan kelemahan dan terhentinya pertumbuhan otot.
10. Fibromualgia
Fibromualgia merupakan kelainan otot kronis dan melemahkan. Kondisi ini menyebabkan rasa sakit, lemah, pelunakan dan kekauan otot. Kondisi ini dianggap sebagai kelainan genetic dan berefek lebih pada wanita dibandingkan pria.
11. Myotinia
Pada kondisi ini otot melakukan relaksasi lebih lambat setelah mengalami stimulasi atau kontraksi. Hal ini menyebabkan masalah saat manusia meepas genggaman tangan, dan saat berdiri dari posisi duduk atau tidur. Pengobatannya termasuk pemberian obat, fisioterapi dan antikonvulsan.
12. Myofascial Pain Syndrome
Kondisi ini merupakan kelainan otot kronis yang menyebabkan rasa sakit dan terbakar pada titik picu yang merupakan titik sensitif pada otot. Hal ini dapat menyebabkan kekakuan, simpul pada otot dan tidak bisa tidur karena rasa sakit. Keadaan ini dapat diatasi dengan kortikosteroid, injeksi botulinum dan pijatan dan fisioterapi.
13. Rotator Cuff Tear
Otot bahu membantu memutar bahu sesuai dengan pergerakan tangan ke depan dank e belakang. Kekuatan yang terstruktur dari kerjasama ini karena adanya tendon pada otot ini. Gerakan keras, cepat atau sulit, seperti bermain baseball atau tennis, dapat menyebabkan sobekan pada tendon yang menyebabkan rasa sakit dan mengurangi mobilitas (pergerakan). Robekan tendon dapat diatasi dengan operasi.
14. Kram Otot
Keadaan ini dapat terjadi tiba-tiba dan tanpa disadari pada satu otot atau lebih. Hal ini dapat terjadi pada malam hari atau setelah beraktivitas olah raga dan dapat terjadi karena beberapa alasan, berlangsung selama beberapa detik hingga menit. Pemakaian otot secara berlebihan atau syaraf terjepit dapat mengakibatkan keram. Pijatan lembut untuk sementara dapat membantu meringankan keadaan ini. Untuk mengurangi kejang urat dan keram, steroid atau obat dapat.
15. Keseleo dan tegang otot
Putaran atau tarikan pada otot atau tendon secara tiba-tiba atau dalam waktu tertentu, dapat menyebabkan eseleo dan tegang otot. Otot punggung dan lutut sering mengalaminya. Hal ini merupakan salah satu penyakit sistem otot yang menyebabkan rasa sakit, pembengkakan dan kesulitan dalam bergerak. Istirahat dan pengompresan menggunakan es disarankan untuk meringankan keadaan ini, dan sangat penting juga untuk menjaga daerah yang sedang sakit untuk tidak melakukan gerakan dan diberikan obat untuk meringankan rasa sakit.
16. Talipes
Talipes juga disebut sebagai kaki rata dimana otot yang menunjang lengkungan tubuh melemah dan menyebabkan kerataan pada daerah lengkungan karena adanya tekanan ke bawah. Terdapat dua jenis dari kerataan kaki, yaitu kaku dan fleksibel. Jenis fleksibel merupakan jenis yang tidak menyebabkan rasa sakit dan tidak memiliki gejala. Bisa diatasi dengan menggunakan sepatu korektif (seatu khusus untuk memperbaiki keadaan kaki yang tidak normal ini), menggerakkan badan (olah raga) dan pijatan.
17. Tendonitis
Tendonitis merupakan suatu kondisi dimana tendon mengalami peradangan atau iritasi, dan mengakibatkan tendonitis dan peradangan ini dapat terjadi pada semua tendon dalam tubuh. Namun, umumnya terjadi di tergelangan tangan, siku, bahu dan tumit. Keadaan ini menyebabkan rasa sakit, pembengkakan ringan dan sensitivitas pada daerah yang sakit. Sakit ini dapat diatasi dengan obat penghilang rasa sakit, istirahat dan kompresan esJENIS JENIS JARINGAN OTOT
JENIS JENIS JARINGAN OTOT
Bedasarkan bentuk dan cara kerjanya, otot dapat dibedakan menjadi tiga macam yaitu otot lurik, otot polos dan otot jantung.
1) Otot lurik
Hampir semua didalam tubuh tersusun atas otot lurik, jenis otot ini melekat pada kerangka tubuh. otot lurik memiliki garis gelap dan terang yang disebut aktin dan miosin yang merupakan komponen penggerak otot. sel-sel pada otot lurik berbentuk silindri dan mempunyai banyak inti di tepi. Cara kerja pada otot lurik dikendalikan oleh otak sehingga disebut otot sadar akan tetapi otot lurik mudah lelah.
2) Otot polos
Otot polos berbeda dengan otot lurik karena otot polos bekerja dengan secara tidak sadar(otonom), lambat namun tidak mudah lelah. otot polos terdapat pada organ pencernaan, kelamin, ekskresi dan pembuluh darah.
3) Otot Jantung
Otot jantung berinti banyak berbeda dengan otot polos dan otot lurik yang berinti satu. inti nya berada di tengah dan terletak dijantung. otot jantung bekerja juga secara otonom atau tidak sadar.
Bedasarkan bentuk dan cara kerjanya, otot dapat dibedakan menjadi tiga macam yaitu otot lurik, otot polos dan otot jantung.
1) Otot lurik
Hampir semua didalam tubuh tersusun atas otot lurik, jenis otot ini melekat pada kerangka tubuh. otot lurik memiliki garis gelap dan terang yang disebut aktin dan miosin yang merupakan komponen penggerak otot. sel-sel pada otot lurik berbentuk silindri dan mempunyai banyak inti di tepi. Cara kerja pada otot lurik dikendalikan oleh otak sehingga disebut otot sadar akan tetapi otot lurik mudah lelah.
2) Otot polos
Otot polos berbeda dengan otot lurik karena otot polos bekerja dengan secara tidak sadar(otonom), lambat namun tidak mudah lelah. otot polos terdapat pada organ pencernaan, kelamin, ekskresi dan pembuluh darah.
3) Otot Jantung
Otot jantung berinti banyak berbeda dengan otot polos dan otot lurik yang berinti satu. inti nya berada di tengah dan terletak dijantung. otot jantung bekerja juga secara otonom atau tidak sadar.
Wednesday, March 18, 2020
JARINGAN OTOT
JARINGAN OTOT
1. Pengertian Jaringan Otot
1. Pengertian Jaringan Otot
Jaringan otot merupakan jaringan lunak yang terdapat didalam tubuh manusia maupun hewan. jaringan otot ini tersusun atas serabut serabut otot yang disusun oleh sel-sel otot, serabut itu dinamakan miofibril. adapun sarkolema atau membran yang berperan membungkus sel-sel otot. otot disebut juga alat gerak aktif dikarenakan otot dapat berkontraksi. otot didalam tubuh manusiapun sangatlah banyak, hampir semua organ tubuh manuasi dibungkus oleh otot dan setiap organ memiliki atau mempunyai otot penggeraknya.
2. Fungsi Otot
2. Fungsi Otot
a. Melakukan gerakan tubuh
Otot rangka bertanggung jawab atas gerakan yang Anda lakukan. Otot rangka melekat pada tulang Anda dan sebagian dikendalikan oleh sistem saraf pusat (SSP).
Anda menggunakan otot rangka kapan pun Anda bergerak. Otot mengikuti arah gerakan yang Anda inginkan, bersama-sama dengan tulang dan tendon.
b. Membantu dalam peredaran darah manusia
Otot jantung dan otot polos yang tidak disadari membantu detak jantung dan aliran darah ke seluruh tubuh Anda dengan menghasilkan impuls listrik. Otot jantung ditemukan di dinding jantung. Ini dikendalikan oleh sistem saraf otonom yang bertanggung jawab untuk sebagian besar fungsi tubuh. Pembuluh darah Anda terdiri dari otot polos, dan juga dikendalikan oleh sistem saraf otonom.
c. Pernapasan
Diafragma adalah otot utama yang bekerja selama pernapasan. Saat Anda bernapas lebih berat, seperti saat Anda sedang berolahraga, diafragma memerlukan bantuan dari otot lain, seperti otot perut, otot leher, dan otot punggung.
d. Proses pencernaan
Pencernaan dikendalikan oleh otot-otot polos yang ditemukan di saluran pencernaan Anda. Otot polos Anda melemas dan menegang saat makanan melewati tubuh Anda selama pencernaan. Otot-otot ini juga membantu mendorong makanan keluar dari tubuh Anda melalui buang air besar, atau muntah ketika Anda sakit.
e. Persalinan
Otot polos juga ditemukan di rahim. Selama kehamilan, otot-otot ini tumbuh dan meregang saat bayi tumbuh. Saat proses melahirkan, otot polos di rahim berkontraksi dan relaksasi untuk membantu mendorong bayi melewati vagina.
f. Keseimbangan
Otot rangka membantu melindungi tulang belakang Anda dan membantu keseimbangan. Dalam otot ada yang disebut dengan otot inti, yang termasuk otot perut, otot punggung, dan otot panggul. Semakin kuat otot inti Anda, maka akan keseimbangan tubuh Anda semakin baik.
g. Mengatur postur tubuh
Otot rangka juga mengatur postur tubuh Anda. Kelenturan dan kekuatan adalah kunci untuk mempertahankan postur yang tepat. Otot-otot leher kaku, otot punggung yang lemah, atau otot-otot pinggul yang kaku dapat merusak keselarasan Anda. Postur yang buruk dapat memengaruhi bagian tubuh Anda dan menyebabkan nyeri sendi dan otot yang lebih lemah.
3. STRUKTUR DAN KOMPONEN OTOT
Hampir semua otot rangka menempel pada tulang. Otot memiliki struktur dan komponen tersendiri seperti :
3. STRUKTUR DAN KOMPONEN OTOT
Hampir semua otot rangka menempel pada tulang. Otot memiliki struktur dan komponen tersendiri seperti :
- Tendon, jaringan ikat fibrosa (tidak elastic) yang tebal dan berwarna putih yang menghubungkan otot rangka dengan tulang. Urat-urat ini berupa serabut-serabut simpai yang putih, berkilap, tidak elastic. Aponeuroses adalah lembaran-lembaran datar atau simpai dari jaringan fibrus dengan maksud untuk nenuat kelompok-kelompok otot dan adakalanya menggandengkan sebuah oto dengan bagian yang menggerakkannya.
- Fascia, merupakan jaringan ikat gabungan dari jaringan fibrus dan areolar yang membungkus dan menghimpun otot menjadi satu. Setiap fasciculus dipisahkan oleh jaringan ikat perimysium. Di dalam pascicle, endomysium mengelilingi 1 berkas sel otot. Di antara endomysium dan berkas serat otot tersebar sel satelit yang berfungsi dalam perbaikan jaringan otot yang rusak. Dalam bagian-bagian tertentu, seperti dalam telapak tangan, fascia ini sangat padat dan kuat. Contohnya adalah fascia Palmaris dan fascia plantaris.
- Sarcolemma (membrane sel/serat otot) dan sarcoplasma, yang merupakan unit structural jaringan otot yang berdiameter 0,01 – 0,1 mm dengan panjang 1-40 mm yang melapisi suatu sel otot yang fungsinya sebagai pelindung otot. besar dan jumlah jaringan terutama jaringan elastic, akan meningkat sejalan dengan penambahan usia. Setial 1 serat otot dilapisi oleh jaringan elastic tipis yang disebut sarcolemma. Protoplasma serat otot yang berisi materi semicair disebut sarkoplasma. Di dalam matriks serat otot terbenam unit fungsional otot berdiameter 0,001 mm yang disebut myofibril.
- Miofibril, merupakan serat-serat yang terdapat dalam otot. Di bawah mikroskop, miofibril akan tampak spt pita gelap & terang yang bersilangan. Pita gelap (thick filament) dibentuk oleh myosin. Pita terang (thin filament) dibentuk oleh aktin, troponin & tropomiosin)
- Miofilamen, merupakan benang-benang/filament halus yang merasal dari myofibril. Terbagi atas dua macam yaitu miofilamen homogeny (terdapat pada otot polos) dan miofilamen heterogen (terdapat pada otot jantung/otot kardiak dan pada otot lurik.
- Sarkoplasma, merupakan cairan sel otot yang fungsinya untuk tempat dimana myofibril dan miofilamen berada.
- Rektikulum sarkoplasma Retikulum adalah bagian padat dari fasia dalam dan menambatkan tendon-tendon yang berjalan melalui pergelangan dan mata kaki masuk kedalam tangan dan kaki. Jejaring kantung dan tubulus yang terorganisir pada jaringan otot.Tubulus-tubulus yang sejajar dengan miofibril, yang pada garis Z dan zona H bergabung membentuk kantung (lateral sac) yang dekat dengan sistem tubulus transversal (Tubulus T). Tempat penyimpanan ion Ca2+. Tubulus T mencapai saluran untuk berpindahnya cairan yang mengandung ion.ubulus T dan retikulum sarkoplasma berperan dlm metabolisme, eksitasi, dan kontraksi otot.
- Mioglobin, merupakan pigmen yang ada pada otot, berguna sebagai pengikat oksigen.
- Motor end plates, merupakan tempat inervasi ujung-ujung saraf pada otot.
Subscribe to:
Posts (Atom)
QUIZ
Memuat…









